Skip to main content

Tak Usah Muluk-muluk

"besok pasti menyenangkan," aku selalu suka berharap lebih
"tak sabar rasanya menunggu besok tiba," bayangan kesenangan yang selalu muncul
lalu besoknya menyebalkan,
lalu besoknya mengesalkan,
lalu besoknya menyedihkan,
lalu besoknya menyesal
salah siapa?
suruh siapa berharap? suruh siapa menunggu besok menyenangkan?
lihat saja
apa ya akan selalu menyenangkan?
toh menyebalkan dan segala rasa yang senada masih menunggu giliran untuk datang.

Comments